Sering Kali Laptop Data KPU Sulsel Diboyong Maling, Aparat Tidak Menemukan Pelaku

Diskominfo Makassar

 

Waktu, Makassar | Rabu, 11 Mei 2022, Laptop berisi data KPU Sulsel untuk kesekian kalinya sukses diboyong maling, kali ini pelaku juga memecahkan kaca mobil Toyota Rush bernomor polisi DD 1704 YM, terparkir di Kantor Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan Jl. A. P. Pettarani No.102, Bua Kana, Kec. Rappocini, Kota Makassar.

Hamka, Operator Aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Modul Anggaran, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak menyangka Laptop sehari-hari digunakan sebagai peralatan kerja dicuri dari dalam mobil yang dikendarainya.

Berdasarkan rekaman CCTV Kantor KPU Sulsel, peristiwa diperkirakan terjadi pada 15:43-16:10. Sementara Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini yang menerima laporan, mengirim tiga personilnya ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengungkapkan bahwa akan dilakukan pendalaman atas peristiwa perusakan kaca mobil dan pencurian laptop milik KPU Sulsel tersebut.
“Mohon ditindaklanjuti secara serius, KPU Sulsel, membutuhkan data yang dibawa pencuri dalam itu” ujar Misna M. Attas, kepada awak media yang menemuinya.

“Harapan saya semoga pelakunya segera tertangkap, karena kami membutuhkan data itu, dan tentu saja dalam waktu yang sangat mendesak kami perlukan,” ujar mantan Ketua KPU Makassar itu.

“Sebelumnya pernah terjadi juga kehilangan dan pelakunya juga tidak ditemukan. Kantor KPU Sulsel, yang berdekatan dengan warung Coto Makassar Pettarani itu, memang kerap sangat padat area parkirannya. Disamping itu, kantor KPU Sulsel, seringkali padat dengan kendaraan bilamana berlangsung rapat yang dihadiri oleh KPU kabupaten/kota, dan semua itu terkait tugas penting negara dalam kepemiluan, maka kehilangan peralatan kerja patut untuk dicermati oleh aparat kepolisian, “tambah Misna.

Belum bisa diprediksi kerungian material akibat peristiwa itu, namun yang pasti menurut penuturan korban, kebutuhan akan datanyabgbada dalam peralatan kerjanya itu, sulit diukur dengan nilai rupiah. Sehingga sangat berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menemukan pelaku, sebelum data pada laptop itu rusak atau dihilangkan.(@)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.